APA KABAR HATI
┏━━━━ ༺♥༻ ༺♥༻ ━━━━┓
🄰🄿🄰 🄺🄰🄱🄰🅁 🄷🄰🅃🄸
┗━━━━ ༺♥༻ ༺♥༻ ━━━━┛
𝐇𝐨𝐦𝐞 𝐨𝐟 𝐂𝐡𝐚𝐫𝐚𝐜𝐭𝐞𝐫 𝐄𝐝𝐮𝐜𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧
الأم مدرسة الأولى
𝐀𝐥-𝐔𝐦𝐦𝐮 𝐌𝐚𝐝𝐫𝐚𝐬𝐚𝐭𝐮𝐥 𝐔𝐥𝐚
Refleksi diri yang hilang
Refleksi diri yang hilang
Kaukah itu wahai diri?
Konon seorang perempuan kecil dengan cita-cita tinggi,
kini seorang wanita dewasa letih yang bahkan tak sempat untuk mandi.
Dulu kau bermimpi mengubah dunia dengan jabatan dan pekerjaan,
kini hari-harimu habis untuk momong anak, merapikan rumah dan pekarangan
Bagaimana kabarmu wahai diri?
Ingatkah kau saat masih kecil,
kau berdiri di depan cermin dengan jepit rambut miring,
berkata pada bayanganmu: “Aku akan menjadi orang yang hebat!”
Kau bayangkan dirimu bekerja di kantor megah, dengan pakaian elegan nan mewah.
kau bayangkan namamu dikenal orang banyak dalam list orang-orang penting.
Kini kau di sini.
Di dapur yang berasap.
Di kamar yang berantakan.
Di antara tumpukan baju kotor dan mainan.
Tanganmu kasar karena deterjen tak ramah lingkungan.
Rambutmu kusut karena tak sempat bersisir.
Mataharimu tenggelam dalam rutinitas yang berulang,
dan kau bertanya: “Ke mana perginya gadis kecil itu?”
Apakah kau menyesal telah memilih jalan ini, wahai diri?
Menjadi ibu yang tak pernah libur,
menjadi istri yang tak pernah lepas tugas,
menjadi seseorang yang dunianya menyempit di antara tembok rumah.
Aku tahu kau lelah.
Bukan hanya lelah fisik yang tak kunjung hilang walaupun dengan istirahat.
Tapi lelah jiwa yang menyuarakan “aku tak mampu”
Lelah batin yang berbisik “Apakah aku masih berarti?”
Lelah hati yang merindukan apresiasi.
Tapi, wahai diri, dengarkanlah…
Gadis itu masih ada.
Gadis itu tidak pergi, tidak hilang, tidak mati.
Dia hanya tumbuh menjadi lebih besar dari mimpinya tanpa ia sadari.
Dulu kau ingin mengubah dunia dengan jabatan tinggi dan pekerjaan?
Kini kau membangun peradaban dengan aksi nyata dengan segenap ilmu, usaha, cinta, dan do’a.
Dulu kau ingin dielukan banyak orang?
Kini kau disebut oleh penduduk langit yang senantiasa mendoakan dan mencatat setiap gelisah dan lelah yang kelak dibayar kontan dengan pahala.
Wahai diri, kau tidak kehilangan mimpi.
Kau hanya mengubah medan perjuangan dari dunia yang fana ke negeri abadi yang hakiki.
Dulu kau ingin menaklukkan panggung dunia,
kini kau menaklukkan hawa nafsu dan egomu.
Dulu kau ingin meraih gelar fana buatan manusia,
kini kau meraih gelar “Al ummu madrasatul ula langsung dari Allah ta’ala.
Sebuah gelar yang setiap geraknya menjadi ladang pahala.
> بَلۡ تُؤۡثِرُونَ ٱلۡحَيَٰوةَ ٱلدُّنۡيَا.
> وَٱلۡأٓخِرَةُ خَيۡرٞ وَأَبۡقَىٰٓ.
> “Sedangkan kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan dunia, padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.”
> (QS. Al-A’la: 16-17)
Maka, jika hari ini kau menangis di kamar mandi,
jika hari ini kau merasa gagal dan sendiri,
jika hari ini kau merindukan gadis kecilmu yang dulu…
Izinkan aku memelukmu, wahai diri.
Kau belum gagal. Tidak, kau tidak gagal.
Kau hanya sedang berproses menjadi versi terbaik yang Allah kehendaki.
Kau bukan perempuan yang kehilangan mimpi,
tapi perempuan yang mimpinya berubah melampaui ekspektasi, yang kini menjadi amal jariyah yang senantiasa mengalir.
Lihatlah anak-anakmu yang tumbuh karena kasih sayangmu.
Lihatlah suamimu yang tenang karena doa dan pelayananmu.
Lihatlah rumahmu yang teduh karena kerja kerasmu.
Maka, wahai diri yang lelah, bersabarlah.
Bukan karena kau kuat,
tapi karena Allah tidak pernah meninggalkanmu.
Bukan karena kau hebat,
tapi karena keikhlasanmu membuat setan tak mampu menipu.
Bukan karena ingin manusia memujimu,
tapi karena ingin Allah meridhoimu
Jadi, kaukah itu wahai diri?
Perempuan kecil dengan cita-cita tinggi yang tak pernah mati.
Kini kau dewasa, letih, bahkan lupa waktu untuk diri.
Tapi kau tetap berharga, tetap berarti, tetap dicintai.
Bagaimana kabarmu wahai diri?
“Aku sedang tumbuh dan perlahan bersemi.
Bukan ke arah standar fana dunia yang membutakan hati,
Namun tumbuh menuju keridhoan Allah, kesuksesan hakiki”
Penulis : Kurrataa’yun Ummu Fa
🚹 *SETIAP ANAK HEBAT* 🚺
𝘙𝘶𝘮𝘢𝘩𝘬𝘶 𝘚𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩 𝘛𝘦𝘳𝘣𝘢𝘪𝘬𝘬𝘶
❖ 𝘉𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢𝘯, 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘭𝘮𝘶, 𝘉𝘦𝘳𝘢𝘮𝘢𝘭 ❖
༶•┈┈⛧┈♛❀✤❀♛┈⛧┈┈•༶


Leave A Comment