Apa Kabar Hati
┏━━━━ ༺♥༻ ༺♥༻ ━━━━┓
🄰🄿🄰 🄺🄰🄱🄰🅁 🄷🄰🅃🄸
┗━━━━ ༺♥༻ ༺♥༻ ━━━━┛
𝐇𝐨𝐦𝐞 𝐨𝐟 𝐂𝐡𝐚𝐫𝐚𝐜𝐭𝐞𝐫 𝐄𝐝𝐮𝐜𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧
الأم مدرسة الأولى
𝐀𝐥-𝐔𝐦𝐦𝐮 𝐌𝐚𝐝𝐫𝐚𝐬𝐚𝐭𝐮𝐥 𝐔𝐥𝐚
HATI KOSONG
Hati Kosong
Hati kosong bukan datang tiba-tiba
ia hampa dari pembiaran yang terlalu lama
Dari ilmu yang redup cahayanya,
dari doa yang sering ditunda
dari dzikir yang selalu dipercepat
dari ibadah yang tinggal bergerak,
tanpa benar-benar hadir
Kita menyebut diri lela
padahal yang terjadi adalah lalai
Kita mengaku sibuk
padahal hati sudah lama menjauh,
namun enggan mengaku
Hati kosong membuat manusia terlihat hidup
tapi tak bernyawa
Tertawa di hadapan manusia
namun gelisah ketika sendiri
Banyak bicara tentang kebaikan
tetapi cepat marah ketika menghadapi ujian
Saat hati itu kosong
nasihat terasa berat
teguran terasa serangan
dan kebenaran terdengar menyakitkan,
karena jiwa kehilangan arah..
Mencari pelarian
bukan pemulihan
Menambah aktivitas
bukan memperdalam makna
Mengumpulkan pengakuan manusia
namun lupa menata hubungan dengan Rabbnya
Wahai hati yang kosong
yang merasa baik-baik saja
Yang merasa sudah cukup shalih
sudah cukup berilmu
sudah cukup berkontribusi,
padahal jiwa sedang kering…
Waspadalah..
Waspadalah…
Jika ibadah terasa hamba
doa tak lagi menggetarkan
kesalahan orang lain lebih mudah terliha
daripada dosa sendiri
itu bukan keadaan yang patut dipertahankan
itu tanda peringatan yang harus segera disadari
Berhentilah menyalahkan keadaan
Berhentilah beralasan
bersembunyi di balik peran
Entah sebagai orang tua, pendidik, aktivis, atau siapa pun di hadapan Allah,
kita tetap hamba yang akan ditanya tentang hatinya
Hati kosong hanya bisa disembuhkan
dengan kejujuran yang pahit
bahwa kita butuh kembali
butuh tunduk
butuh merendah
Karena tanpa hati yang hidup
amal hanya akan menjadi rutinitas
ilmu berubah menjadi kesombongan
dan hidup kehilangan arah meski tampak benar
Ini bukan untuk menakut
tapi untuk menjaga hati,
panggilan agar jiwa terus hidup
Selama jantung berdetak, nafas masih berhembus,
selalu ada jalan untuk kembali bersimpuh kepada-Nya
إن في القلب فاقة لا يسدُّها شيء سوى الله تعالى أبدًا، وفيه شعثٌ لا يَلُمُه غير الإقبال عل
“Di relung hati, ada kekosongan yang takkan pernah terisi, selain oleh hadirat Ilahi. Ada kepingan yang berserak, tak akan menyatu kecuali saat jiwa bersimpuh dan kembali kepada-Nya
(Ibnul Qayyim rahimahullah: kitab Ighatsatul Lahfan)
Khusna Ummu Hubbi
SETIAP ANAK HEBAT
Bahagia Beriman, Berilmu, Beramal
┈•┈• •┈•┈


Leave A Comment