Hati Kosong

42 | Hati Kosong

Apa Kabar Hati

┏━━━━ ༺♥༻ ༺♥༻ ━━━━┓
🄰🄿🄰 🄺🄰🄱🄰🅁 🄷🄰🅃🄸
┗━━━━ ༺♥༻ ༺♥༻ ━━━━┛
𝐇𝐨𝐦𝐞 𝐨𝐟 𝐂𝐡𝐚𝐫𝐚𝐜𝐭𝐞𝐫 𝐄𝐝𝐮𝐜𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧
الأم مدرسة الأولى
𝐀𝐥-𝐔𝐦𝐦𝐮 𝐌𝐚𝐝𝐫𝐚𝐬𝐚𝐭𝐮𝐥 𝐔𝐥𝐚

HATI KOSONG

Hati Kosong 

Hati kosong bukan datang tiba-tiba

ia hampa dari pembiaran yang terlalu lama

Dari ilmu yang redup cahayanya,

dari doa yang sering ditunda

dari dzikir yang selalu dipercepat

dari ibadah yang tinggal bergerak,

tanpa benar-benar hadir

 

Kita menyebut diri lela

padahal yang terjadi adalah lalai

Kita mengaku sibuk

padahal hati sudah lama menjauh,

namun enggan mengaku

 

Hati kosong membuat manusia terlihat hidup

tapi tak bernyawa

Tertawa di hadapan manusia

namun gelisah ketika sendiri

Banyak bicara tentang kebaikan

tetapi cepat marah ketika menghadapi ujian

 

Saat hati itu kosong

nasihat terasa berat

teguran terasa serangan

dan kebenaran terdengar menyakitkan,

karena jiwa kehilangan arah..

Mencari pelarian

bukan pemulihan

Menambah aktivitas

bukan memperdalam makna

Mengumpulkan pengakuan manusia

namun lupa menata hubungan dengan Rabbnya

 

Wahai hati yang kosong

yang merasa baik-baik saja

Yang merasa sudah cukup shalih

sudah cukup berilmu

sudah cukup berkontribusi,

padahal jiwa sedang kering…

 

Waspadalah..

Waspadalah…

 

Jika ibadah terasa hamba

doa tak lagi menggetarkan

kesalahan orang lain lebih mudah terliha

daripada dosa sendiri

itu bukan keadaan yang patut dipertahankan

itu tanda peringatan yang harus segera disadari

 

Berhentilah menyalahkan keadaan

Berhentilah beralasan

bersembunyi di balik peran

Entah sebagai orang tua, pendidik, aktivis, atau siapa pun di hadapan Allah,

kita tetap hamba yang akan ditanya tentang hatinya

 

Hati kosong hanya bisa disembuhkan 

dengan kejujuran yang pahit

bahwa kita butuh kembali

butuh tunduk

butuh merendah

 

Karena tanpa hati yang hidup

amal hanya akan menjadi rutinitas

ilmu berubah menjadi kesombongan

dan hidup kehilangan arah meski tampak benar

 

Ini bukan untuk menakut

tapi untuk menjaga hati,

panggilan agar jiwa terus hidup

Selama jantung berdetak, nafas masih berhembus,

selalu ada jalan untuk kembali bersimpuh kepada-Nya

إن في القلب فاقة لا يسدُّها شيء سوى الله تعالى أبدًا، وفيه شعثٌ لا يَلُمُه غير الإقبال عل

“Di relung hati, ada kekosongan yang takkan pernah terisi, selain oleh hadirat Ilahi. Ada kepingan yang berserak, tak akan menyatu kecuali saat jiwa bersimpuh dan kembali kepada-Nya

(Ibnul Qayyim rahimahullah: kitab Ighatsatul Lahfan)

 

Khusna Ummu Hubbi

𝐇𝐂𝐄 𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚

𝗛𝗼𝗺𝗲 𝗼𝗳 𝗖𝗵𝗮𝗿𝗮𝗰𝘁𝗲𝗿 𝗘𝗱𝘂𝗰𝗮𝘁𝗶𝗼𝗻

SETIAP ANAK HEBAT
Bahagia Beriman, Berilmu, Beramal
┈•┈• 🍀🪷🪷🪷🍀•┈•┈

Tags: No tags

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *