DI BAWAH TEDUH RIDA-NYA

DI BAWAH TEDUH RIDA-NYA

APA KABAR HATI

┏━━━━ ༺♥༻ ༺♥༻ ━━━━┓

    🄰🄿🄰 🄺🄰🄱🄰🅁 🄷🄰🅃🄸

┗━━━━ ༺♥༻ ༺♥༻ ━━━━┛
𝐇𝐨𝐦𝐞 𝐨𝐟 𝐂𝐡𝐚𝐫𝐚𝐜𝐭𝐞𝐫 𝐄𝐝𝐮𝐜𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧
الأم مدرسة الأولى
𝐀𝐥-𝐔𝐦𝐦𝐮 𝐌𝐚𝐝𝐫𝐚𝐬𝐚𝐭𝐮𝐥 𝐔𝐥𝐚

DI BAWAH TEDUH RIDA-NYA

DI BAWAH TEDUH RIDA-NYA

Ada saat di mana jiwa akhirnya menemukan muara kedamaian—sebuah ketenangan yang tak lagi goyah oleh kerasnya badai keadaan.

Ibarat akar pohon yang tak pernah membenci kegelapan tanah, ia terus merambat lembut dalam sunyi, dan memeluk bumi dengan teguh kala badai mengguncang permukaan. Ia tak memilih seberapa keras tanah yang harus ditembus, melainkan menyerahkan seluruh keberadaannya pada fondasi kesabaran dan rida.

Puncak keindahan hidup bukanlah ketika seluruh luka mendadak sirna, melainkan saat hati sanggup mendekap setiap ketetapan-Nya dengan penerimaan yang utuh dan cahaya keimanan yang jernih.

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.”
(QS. Ar-Ra’d: 28)

Ketika duka melingkupi, ubahlah ia menjadi munajat yang syahdu. Saat amarah mengetuk pintu dada, alirkan ia menjadi doa yang tulus. Pasrahkan setiap rahasia yang tak sanggup dijangkau akal kepada Dzat Yang Maha Mengetahui. Sebab, hanya Allah ﷻ yang sanggup memulihkan retak jiwa yang tak kasat mata dan merajut kembali apa yang telah dihancurkan oleh dunia.

Keteguhanmu berdiri hari ini bukanlah semata-mata bukti atas kekuatan dirimu sendiri, melainkan tanda dari keyakinan yang mengakar: bahwa Allah tak pernah sedetik pun meninggalkanmu sendirian. Setiap jengkal takdir berada dalam ilmu dan hikmah-Nya, meski tak selalu mampu kita pahami.

إِنَّ مَعِيَ رَبِّي سَيَهْدِينِ

“Sesungguhnya Rabbku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.”
(QS. Asy-Syu’ara’: 62)

Maka, jangan pernah gentar. Selama hatimu tetap bertaut pada Dzat Yang Maha Menguasai Semesta, tetaplah melangkah dengan iman dan keyakinan akan pertolongan-Nya.

Hembusan napas yang masih mengalir detik ini adalah anugerah teramat mahal. Syukurilah hari ini.

Jalani setiap langkah dengan dada yang lapang, nikmati setiap rezeki dan senyuman yang dititipkan, serta hentikan kebiasaan menyiksa diri dengan meratapi apa yang telah dan belum terjadi.

Jangan pernah meletakkan seluruh sandaran bahagiamu pada jemari manusia atau menggantungkan harapan sepenuhnya pada makhluk yang sejatinya sama-sama rapuh dan terbatas.

Sebab, kebaikan sejati, kecukupan yang menenteramkan, serta kedamaian yang hakiki bersumber dari Allah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.”
(QS. At-Talaq: 3)

Ya Allah…

Jangan Engkau biarkan jiwa kami mengemis perhatian dan harapan kepada sesama manusia.

Jangan Engkau gantungkan rezeki serta hajat kami pada tangan selain-Mu.

Dan jangan Engkau biarkan rasa bahagia kami sepenuhnya bersandar pada makhluk yang fana.

Cukupkanlah kami dengan karunia-Mu, tenangkanlah gelisah kami dengan manisnya kedekatan kepada-Mu, dan karuniakanlah hati yang senantiasa lapang serta rida atas setiap jalan takdir yang Engkau pilihkan.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Penulis : Khusna Banaha

𝐇𝐂𝐄 𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚

𝗛𝗼𝗺𝗲 𝗼𝗳 𝗖𝗵𝗮𝗿𝗮𝗰𝘁𝗲𝗿 𝗘𝗱𝘂𝗰𝗮𝘁𝗶𝗼𝗻

🚹 *SETIAP ANAK HEBAT* 🚺

   𝘙𝘶𝘮𝘢𝘩𝘬𝘶 𝘚𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩 𝘛𝘦𝘳𝘣𝘢𝘪𝘬𝘬𝘶

❖ 𝘉𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢𝘯, 𝘉𝘦𝘳𝘪𝘭𝘮𝘶, 𝘉𝘦𝘳𝘢𝘮𝘢𝘭 ❖

     ༶•┈┈⛧┈♛❀✤❀♛┈⛧┈┈•༶

Tags: No tags

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *